7 Cara Mengatasi Kutil di Area Vagina Tanpa Operasi

7 Cara Mengatasi Kutil di Area Vagina Tanpa Operasi Ketuat Kemaluan adalah benjolan kecil yang tumbuh di sekitar area kelamin dan Anus. Penyakit ini bisa dialami siapa saja yang aktif secara seksual. Kutil kelamin berbeda dengan kutil yang Berkembang di bagian tubuh lain, karena Keadaan ini termasuk infeksi menular seksual.

Ketuat Kelamin berukuran kecil dan tidak mudah terlihat dengan kasat mata. Akan tetapi kutil kelamin menyebabkan rasa gatal, sensasi seperti terbakar, serta Sakit dan perdarahan Ketika berhubungan intim.

7 Cara Mengatasi Kutil di Area Vagina Tanpa Operasi

Penyebab Kutil Kelamin
Kutil Kemaluan disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Penyebaran Kutil kelamin Dapat Terjadi melalui hubungan seksual, baik melalui vagina, maupun secara oral atau LewatDubur. Di samping itu, virus juga bisa Berpindah Apabila tangan penderita Kondiloma Akuminata menyentuh kelamin sendiri, lalu menyentuh kelamin pasangannya.

Penyebaran Penyakit Jengger Ayam juga dapat terjadi, akibat berbagi penggunaan alat bantu seks (sex toys). Pada kasus yang jarang terjadi, kutil kelamin dapat menular ke bayi, dari ibu yang Terjangkit virus. Perlu diketahui, Penyakit Kutil Kelamin tidak menular melalui Sentuhan Mulut, atau media tertentu seperti alat makan, handuk, dan toilet duduk.

Diagnosis Kutil Kemaluan

7 Cara Mengatasi Kutil di Area Vagina Tanpa Operasi Dokter dapat mendiagnosis pasien dengan melihat atau mendengar mengenai Ciri yang di Rasakan pasien. Apabila Jengger Ayam tidak terlihat, maka dokter dapat meminta pasien menjalani tes seperti:

  • Pap smear
  • Kolposkopi
  • Tes HPV-DNA

Jengger Ayam

Ketuat Kelamin tidak perlu diobati jika tidak menimbulkan gejala yang mengganggu. Bila Kutil kelamin Menimbulkan gejala dokter dapat mengobatinya dengan obat-obatan yang mengandung asam trikloroasetat. Dokter juga dapat mengobati pasien dengan Tindakan Operasi seperti:

  • Eksisi
  • Electrocautery
  • Krioterapi
  • Bedah laser

Komplikasi Kutil kelamin

Ada beberapa komplikasi yang dapat di sebabkan oleh Kutil Kemaluan, di Antaranya:

  • Memicu terjadinya kanker di daerah Alat Kelamin, mulut dan tenggorokan.
  • Gangguan saat Mengandung.
  • Bayi yang terlahir dari ibu dengan Ketuat Kemaluan berisiko mengalami infeksi kutil di ternggorokan.

Penyakit Kutil Kelamin dapat di Atasi dengan Beberapa cara, di Antaranya:

  • Tidak melakukan Berganti Pasangan.
  • Gunakan kondom setiap berhubungan seks.
  • Tidak Membagi alat bantu seks.
  • Mendapat imunisasi HPV.

Kondiloma Akuminata berukuran kecil, dengan warna serupa kulit atau sedikit lebih gelap. Oleh karena itu, Ketuat kadang sulit terlihat dengan kasat mata. Kutil dapat tumbuh secara tunggal, dan bisa juga berkelompok serta membentuk struktur seperti kembang Kobis.

7 Cara Mengatasi Kutil di Area Vagina Tanpa Operasi

7 Cara Mengatasi Kutil di Area Vagina Tanpa Operasi Meskipun Terkadang tidak terlihat, Ketuat Kelamin tetap dapat menimbulkan sejumlah gejala, antara lain gatal dan Perasaan tidak nyaman di area kelamin, sensasi seperti terbakar, serta nyeri dan perdarahan saat Melakukan Hubungan Ranjang.

Pada Laki-Laki, Kondiloma Akuminata dapat tumbuh di Beberapa area, Antara Lain:

  • Batang atau ujung penis
  • Kantung buah zakar
  • Selangkangan
  • Paha bagian atas
  • Sekitar atau di dalam anus.

Sedangkan pada Perempuan, Ketuat Kelamin dapat Berkembang di:

  • Dinding Kelamin Wanita
  • Vulva (bagian luar vagina)
  • Daerah antara Kelamin Wanita dan anus (perineum)
  • Di dalam Ms.V atau di dalam anus
  • Leher rahim.

Selain pada kelamin dan area di sekitarnya, kutil kelamin juga dapat tumbuh di lidah, bibir, mulut, dan tenggorokan. Kondisi ini biasanya terjadi akibat melakukan seks oral dengan orang yang terinfeksi Kondiloma Akuminata.

Penyakit Kondiloma Akuminata disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Meskipun terdapat lebih dari 120 jenis virus HPV, hanya 30-40 jenis virus HPV yang menular melalui kontak seksual. Dari 30 jenis virus HPV tersebut, 90 persen kasus kutil kelamin disebabkan oleh virus HPV tipe 6 dan HPV tipe 11.

Faktor Risiko Kondiloma Akuminata
Individu yang aktif secara seksual lebih berisiko terserang Jengger Ayam, terutama jika Melakukan seks dengan orang yang terinfeksi HPV. Risiko Tertular akan lebih besar bila berhubungan intim dengan lebih dari satu partner seksual, tanpa mengenakan Alat Kontrasepsi.

7 Cara Mengatasi Kutil di Area Vagina Tanpa Operasi

Beberapa faktor lain yang memperbesar risiko seseorang menderita Ketuat Kelamin adalah:

  • Sedang Hamil
  • Merokok
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh lemah
  • Aktif secara seksual dalam Umur relatif muda
  • Pernah Mengidap infeksi menular seksual lain
  • Memiliki riwayat kekerasan seksual saat masih kecil
  • Berhubungan intim dengan seseorang yang tidak diketahui riwayat kehidupan seksualnya

Ketuat Kemaluan tidak perlu diobati bila tidak menimbulkan gejala yang mengganggu. Bahkan pada beberapa kasus, Ketuat Kemaluan dapat hilang dengan sendirinya. Namun bila penderita merasa gatal, nyeri atau sensasi terbakar pada kelamin, dokter dapat meresepkan obat dalam bentuk krim, seperti asam trikloroasetat. Obat ini bekerja dengan membakar Jengger Ayam, dan bisa digunakan pada kutil di kelamin bagian dalam. Efek samping obat ini meliputi iritasi kulit dan Nyeri pada kulit.

Selain menggunakan Obat Obatan, dokter juga dapat menyarankan prosedur Pengangkatan untuk Mengobati Penyakit Jengger Ayam. Bedah akan disarankan pada pasien yang tidak respons dengan pemberian obat-obatan di atas, atau pada Penyakit Kondiloma Akuminata berukuran besar. Sejumlah prosedur Bedah untuk Ketuat Kemaluan meliputi:

  • Eksisi. Dalam metode eksisi, Kondiloma Akuminata akan dipotong dan dibuang menggunakan pisau bedah. Prosedur ini umumnya menimbulkan efek samping berupa nyeri yang timbul setelah bedah.
  • Electrocautery. Electrocautery atau bedah listrik adalah metode bedah yang menggunakan listrik untuk membuang jaringan abnormal, termasuk Kutil kelamin. Metode ini juga dapat digunakan untuk menghentikan perdarahan setelah Pengangkatan, dan mencegah infeksi.
  • Krioterapi. {Ketuat Kelamin dapat dihilangkan dengan krioterapi, yaitu prosedur yang menggunakan nitrogen cair dengan suhu minus 195 derajat Celsius. Krioterapi cukup efektif untuk menghilangkan kutil berukuran kecil. Namun bila ukuran Jengger Ayam cukup besar, dokter akan menjalankan krioterapi hingga beberapa kali. Pada umumnya, 50-60 persen kutil hilang setelah 3-4 kali krioterapi. Meskipun dapat Mengobati kutil, krioterapi tidak menjamin kutil hilang sepenuhnya. Pada beberapa kasus, Jengger Ayam dapat tumbuh kembali.
  • Bedah laser. Operasi laser umumnya digunakan untuk mengangkat Ketuat yang sulit dihilangkan dengan prosedur lain. Dalam prosedur ini, laser digunakan untuk menghancurkan pembuluh darah di dalam kutil, sehingga kutil mati dan dapat diangkat. Laser juga digunakan untuk membunuh virus penyebab kutil. Bedah laser dapat digunakan untuk menghancurkan kutil yang sulit dicapai, misalnya di uretra (saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh). Ketergantungan yang timbul akibat bedah laser bisa berupa terbentuknya jaringan parut di area yang dibedah.

Perlu diingat, jangan merokok selama menjalani pengobatan Kondiloma Akuminata. Beberapa penelitian menunjukkan hasil pengobatan yang lebih baik pada penderita yang tidak merokok. Pasien juga disarankan tidak menggunakan losion atau sabun mandi yang mengandung parfum, karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Selain itu, tunda hubungan seks atau kenakan Pengaman Ketika berhubungan seks, hingga Kutil kelamin hilang.

7 Cara Mengatasi Kutil di Area Vagina Tanpa Operasi

Komplikasi Kutil Kelamin
Bila tidak di Obati, Ketuat Kelamin dapat Menjadi membesar dan lebih sulit untuk dihilangkan. Di samping itu, risiko menginfeksi pasangan seksual juga akan lebih besar.

Beberapa jenis virus HPV juga berisiko memicu Berkembangnya sel kanker di dalam serviks. Selain kanker serviks, penderita juga dapat terserang kanker vulva, kanker anus, kanker penis, serta kanker mulut dan tenggorokan.

Komplikasi lain yang dapat terjadi akibat Kutil Kemaluan adalah gangguan dalam masa kehamilan. Kutil kelamin yang membesar bisa membuat penderitanya sulit buang air kecil, serta dapat mengurangi peregangan vagina saat proses Melahirkan. Bahkan, Penyakit Kutil Kelamin pada Ms.V atau vulva dapat mengalami perdarahan Ketika Sedang Bersalin.

Meskipun jarang terjadi, bayi yang lahir dari Perempuan dengan Jengger Ayam dapat terinfeksi kutil di tenggorokannya. Pada kasus tersebut, Pengangkatan harus dilakukan agar sistem pernapasan bayi tidak Terhalang oleh kutil.

7 Cara Mengatasi Kutil di Area Vagina Tanpa OperasiD emikianlah Tulisan Singkat Ini Semoga Dapat Membantu Serta Memberi Manfaat, Jika Ingin Konsultasi Lebih Dalam Mengenai Pengobatan Ketuat Kemaluan Terbaik Secepatnya Hubungi Kami HP/WA 081 329 878 999.